Post Details

research
  • 06 Nop 2025

Kunjungan Edukatif ke Gedung MPR-RI

Sejumlah 247 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 27 Depok mendapatkan pengalaman belajar yang tak ternilai harganya melalui kegiatan kunjungan edukasi ke gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Kegiatan yang bertujuan memperkaya wawasan kebangsaan dan pendidikan kewarganegaraan ini dilaksanakan pada Kamis, 6 November 2025. Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran tentang peran lembaga negara dalam system pemerintahan Indonesia.

Kegiatan diawali dengan berkumpulnya 9 rombongan bus di Masjid Agung Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, tepat pukul 10.00 WIB. Lokasi ini dipilih sebagai titik kumpul strategis sebelum rombongan bergerak serentak menuju Jakarta. Sebanyak 9 bus khusus dari fasilitas Brimob disiapkan untuk mengangkut seluruh peserta. Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa kelas VIII didampingi oleh 16 orang guru dan staf pendamping. Perjalanan dari Depok ke Senayan berjalan lancar.

Tiba di Gedung Parlemen, kegiatan inti dimulai tepat pukul 13.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Siswa disambut oleh tim edukasi dari Sekretariat Jenderal MPR RI yang memberikan pemaparan mendalam mengenai peran MPR sebagai lembaga tertinggi negara, terutama dalam mengubah dan menetapkan Undang-Undang Dasar. Siswa juga dijelaskan tentang bagaimana proses pembuatan undang-undang berlangsung, dan pentingnya peran DPR sebagai perwakilan rakyat. Selain itu, para siswa juga berkesempatan melihat langsung ruang sidang Paripurna yang megah, tempat para wakil rakyat membuat keputusan penting bagi bangsa. Salah satu guru pendamping menyatakan, "Melihat langsung ruang sidang dan mendengarkan paparan dari tim MPR memberikan pemahaman yang lebih konkret bagi siswa tentang demokrasi. Ini adalah pelajaran kewarganegaraan yang nyata."

Kunjungan edukasi ini tidak hanya menambah pengetahuan siswa tentang struktur ketatanegaraan, tetapi juga menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia. Diharapkan, pengalaman ini dapat memicu minat siswa terhadap isu-isu kebangsaan dan mendorong mereka untuk menjadi pemilih yang cerdas di masa depan. Rombongan kembali ke Depok pada sore hari dengan membawa wawasan baru dan kenangan berharga dari jantung pemerintahan Indonesia.