SMP Negeri 27 Depok sukses melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada Senin dan Selasa, 25-26 Agustus 2025. Kegiatan evaluasi yang merupakan program pemerintah pusat ini dilaksanakan dengan tertib dan lancar, melibatkan siswa terpilih dan dukungan penuh dari tenaga pengawas silang. ANBK bukan ujian penentu kelulusan individu, melainkan pemetaan mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan, yang hasilnya akan digunakan untuk perbaikan sistem pembelajaran di sekolah.

Untuk memastikan kelancaran teknis dan penerapan protokol kesehatan, pelaksanaan ANBK di SMP Negeri 27 Depok dibagi menjadi dua sesi setiap harinya. Setiap sesi diikuti oleh 20 peserta didik utama. Kepala SMP Negeri 27 Depok menjelaskan, "Kami menyiapkan infrastruktur komputer dan jaringan dengan matang, termasuk menugaskan proktor dan teknisi yang siaga penuh. Selain 40 peserta utama, kami juga menyiapkan peserta didik cadangan yang siap menggantikan sewaktu-waktu jika terjadi kendala teknis atau kendala kesehatan pada peserta utama."

Kredibilitas dan objektivitas ANBK diperkuat dengan penerapan sistem pengawasan silang. Sebanyak dua orang pengawas yang berasal dari luar institusi, yaitu dari SMP Negeri 16 Depok, bertugas memastikan seluruh prosedur ujian dijalankan sesuai panduan Pusat Asesmen Pendidikan. "Kerja sama antar-sekolah melalui pengawas silang ini adalah kunci menjaga integritas Asesmen Nasional. Kehadiran pengawas dari SMPN 16 Depok telah membantu menciptakan suasana yang kondusif dan menjamin kepatuhan terhadap tata tertib," kata Koordinator Pelaksana ANBK SMPN 27 Depok.
Hari pertama asesmen berfokus pada Literasi Membaca dan Survei Karakter, sementara hari kedua menguji Numerasi dan Survei Lingkungan Belajar. Instrumen ini dirancang untuk memotret kemampuan dasar siswa serta iklim belajar dan karakter yang terbangun di sekolah. Kesuksesan pelaksanaan ANBK dua hari ini menjadi indikator kesiapan SMP Negeri 27 Depok dalam beradaptasi dengan sistem evaluasi berbasis teknologi dan berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
KOMENTARI TULISAN INI