
Suasana ceria dan penuh tantangan menyelimuti SMP Negeri 27 Depok saat menggelar kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu (Perjusa) bagi siswa kelas VII dan VIII. Acara wajib kepramukaan ini dilaksanakan pada Jumat, 23 Agustus 2025, dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai kemandirian, kerja sama, dan kedisiplinan. Perjusa ini merupakan salah satu program kurikulum ekstrakurikuler wajib Pramuka yang dirancang untuk mengaplikasikan teori kepramukaan yang telah dipelajari siswa di dalam kelas, langsung ke dalam kegiatan praktik di lapangan. Acara Perjusa dibuka secara resmi pada Jumat sore dengan upacara bendera di lapangan sekolah. Pembina upacara menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai pembentuk karakter.

Adapun materi yang diberikan yaitu Teknik kepramukaan dasar, wawasan kebangsaan. Malam hari menjadi puncak kegiatan yang paling ditunggu para siswa. Malam keakraban dihiasi dengan nyala api unggun. Setiap regu berkesempatan menampilkan yel-yel, drama pendek, atau pertunjukan seni. Kegiatan ini melatih keberanian tampil dan kreativitas siswa. "Perjusa ini bertujuan agar siswa tidak hanya pandai di kelas, tetapi juga tangguh dalam menghadapi tantangan di luar. Mereka belajar mengatasi rasa takut, bekerja dalam tim, dan memimpin diri sendiri," kata salah satu guru pembina. Kegiatan Perjusa diakhiri pada Sabtu pagi dengan upacara penutupan dan evaluasi kebersihan lingkungan. Diharapkan, pengalaman Perjusa ini dapat menjadi bekal berharga bagi siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 27 Depok, menumbuhkan pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
KOMENTARI TULISAN INI