Ratusan peserta didik kelas VII dan VIII di SMP Negeri 27 Depok kembali menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT). Kegiatan ini merupakan tolak ukur penting untuk menilai pencapaian hasil belajar siswa selama satu tahun pelajaran penuh dan menjadi penentu kenaikan kelas ke jenjang berikutnya.

Pelaksanaan PSAT di SMP Negeri 27 Depok terus konsisten menerapkan sistem berbasis komputer (CBT). Seluruh siswa menggunakan perangkat pribadi di ruang-ruang kelas yang dilengkapi dengan kuota masing-masing. Peserta didik yang tidak mempunyai gawai difasilitasi oleh pihak sekolah agar tetap melaksanakan PSAT. Penerapan teknologi ini tidak hanya menuntut penguasaan materi akademik, tetapi juga kedisiplinan dan kejujuran siswa dalam mengikuti prosedur ujian digital. "Kami bersyukur, pelaksanaan di hari kedua ini berjalan sangat lancar. Penggunaan sistem CBT telah meminimalisir kesalahan koreksi dan mempersingkat waktu pengolahan nilai, sehingga laporan hasil belajar (rapor) dapat dibagikan tepat waktu," jelas Koordinator Pelaksana PSAT SMPN 27 Depok.

Kepala SMP Negeri 27 Depok menyampaikan bahwa PSAT adalah evaluasi yang menyeluruh. Tidak hanya nilai akademik, tetapi juga kehadiran, sikap, dan keaktifan siswa sepanjang tahun ajaran turut menjadi pertimbangan utama dalam penentuan kenaikan kelas. "Kami berharap seluruh siswa dapat menyelesaikan PSAT dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Ini adalah kesempatan mereka untuk membuktikan bahwa mereka siap melangkah ke fase pembelajaran berikutnya, baik kelas VIII maupun kelas IX," tutupnya. Rangkaian PSAT akan berlanjut hingga beberapa hari ke depan sebelum akhirnya seluruh nilai diolah untuk persiapan pembagian rapor dan libur kenaikan kelas.
KOMENTARI TULISAN INI